

Gorontalo, 14 Agustus 2026 — Jurusan Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Jurusan Pendidikan Masyarakat Tahun 2026 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme mahasiswa baru dari awal hingga akhir kegiatan.
Mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Pendidikan Masyarakat yang Unggul melalui Pengembangan Potensi Lokal, Berjiwa Wirausaha dan Semangat Kebangsaan”, kegiatan PKKMB tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan pengenalan lingkungan kampus dan jurusan, tetapi juga menjadi momentum awal untuk membangun karakter dan identitas mahasiswa Pendidikan Masyarakat.
Tema tersebut menjadi landasan dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwa menjadi mahasiswa Pendidikan Masyarakat tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu melihat potensi yang ada di lingkungan masyarakat, mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan, serta memiliki semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 06.00 WITA dengan persiapan panitia dan dilanjutkan dengan pembukaan pada pukul 07.00 WITA. Acara pembukaan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Ketua Umum HMJ Pendidikan Masyarakat, sambutan Ketua Jurusan Pendidikan Masyarakat Muhammad Ibrahim, S.Pd., M.Pd., serta sambutan pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan sejumlah materi yang disampaikan oleh dosen dan narasumber, yakni Irfan R. Ibura, M.Pd., Muhammad Ibrahim, S.Pd., M.Pd., Prof. Abd. Hamid Isa, M.Pd., Nurain Karnain, S.Pd., M.Pd., dan Endah Setiyowati, S.Pd., M.Pd. Penyampaian materi menjadi bagian penting dalam membekali mahasiswa baru dengan wawasan mengenai kehidupan akademik, karakter mahasiswa, serta peran dan tanggung jawab mahasiswa Pendidikan Masyarakat dalam kehidupan sosial.
Semangat pengembangan potensi lokal menjadi salah satu nilai penting yang ingin ditanamkan melalui tema PKKMB. Mahasiswa Pendidikan Masyarakat diharapkan mampu mengenali berbagai potensi yang terdapat di lingkungan masyarakat, baik potensi sumber daya manusia, budaya, ekonomi, maupun sumber daya alam, kemudian melihatnya sebagai peluang untuk dikembangkan melalui proses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, aspek jiwa kewirausahaan juga menjadi bagian penting dari pembentukan mahasiswa Pendidikan Masyarakat. Mahasiswa didorong untuk memiliki pola pikir kreatif dan inovatif, mampu melihat peluang, serta memiliki keberanian untuk menciptakan berbagai gagasan yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan demikian, lulusan Pendidikan Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta peluang dan penggerak kemandirian masyarakat.
Sementara itu, semangat kebangsaan menjadi fondasi yang tidak dapat dipisahkan dari karakter mahasiswa Pendidikan Masyarakat. Mahasiswa diharapkan memiliki rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman, menjunjung nilai persatuan, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Semangat tersebut tercermin sejak awal kegiatan melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berbagai aktivitas yang membangun kebersamaan serta solidaritas mahasiswa.
Tidak hanya mendapatkan materi, mahasiswa baru juga mengikuti berbagai kegiatan yang bersifat interaktif dan membangun kebersamaan. Rangkaian kegiatan diisi dengan ice breaking, persembahan panitia, sesi sharing experience alumni, pengenalan lingkungan Jurusan Pendidikan Masyarakat. Sesi sharing experience bersama alumni menjadi salah satu bagian yang memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa baru mengenai perjalanan mahasiswa Pendidikan Masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan dan foto bersama antara panitia dan peserta pada pukul 16.30–17.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh panitia, mulai dari persiapan, pembukaan, penyampaian materi, kegiatan interaktif, pengenalan lingkungan jurusan, outbound, hingga penutupan.
PKKMB Jurusan Pendidikan Masyarakat Tahun 2026 diharapkan menjadi titik awal perjalanan mahasiswa baru untuk tumbuh sebagai mahasiswa yang berkarakter, berdaya, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Melalui pengembangan potensi lokal, penguatan jiwa kewirausahaan, dan penanaman semangat kebangsaan, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa keilmuan Pendidikan Masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Jurusan Pendidikan Masyarakat terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, kepedulian sosial, jiwa kewirausahaan, serta semangat kebangsaan.
PKKMB Jurusan Pendidikan Masyarakat Tahun 2026 menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal, memahami, dan mencintai dunia Pendidikan Masyarakat sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu menggali potensi lokal, menciptakan peluang, dan hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat.
Silaturahmi bersama istri Almarhum Prof.Abdul Rahmat, M.Pd ini untuk menjalin hubungan yang baik serta dirangkaikan dengan perpisahan/ramah tamah mahasiswa program PMM dilingkungan Jurusan Penmas FIP UNG.
APENMASI merupakan wadah para pakar, peneliti, ilmuwan dan praktisi pendidikan masyarakat yang tersebar di berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta (PTN dan PTS) di seluruh tanah air.